DAERAH KESEHATAN RAGAM

PT. BIJB Serahkan Bantuan Fasilitas Kesehatan ke RS Dustira Cimahi

KOTA CIMAHI | MPN — Sebanyak 4 unit tempat tidur pasien (fasilitas kesehatan) diserahkan PT. BIJB (Bandarudara Internasional Jawa Barat) kepada Rumah Sakit Dustira Kota Cimahi. Bantuan tersebut merupakan respon cepat manajemen PT. BIJB terhadap arahan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dimana Ridwan Kamil dalam arahannya agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dapat berkontribusi membantu fasilitas kesehatan untuk rumah sakit di masa darurat Covid-19.

Direktur Utama PT BIJB, Salahudin Rafi. Foto : dok

Dengan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu program peningkatan pelayanan pasien Covid-19 di rumah sakit yang saat ini angkanya mengalami lonjakan.

Manajemen berharap tambahan tempat tidur tersebut dapat berkorelasi positif dengan bertambahnya kapasitas ruang isolasi yang ada di rumah sakit.

“Tentunya, ini merupakan wujud konkret dari PT BIJB untuk mengimplementasikan nilai-nilai Corporate Social Responsibilty, selain hal tersebut khususnya untuk Rumah Sakit Dustira, semoga tambahan Hospital Bed ini menjadi penunjang untuk meningkatkan pelayanan serta memberikan kenyamanan khususnya pasien Covid-19.” Kata Direktur Utama PT BIJB, Salahudin Rafi, dalam keterangan resmi, Kamis (8/7/2021).

Sebelumnya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat menyerahkan bantuan berupa 70 tempat tidur rumah sakit kepada Rumah Sakit Dustira, Rabu (7/7/2021). Penyerahan disaksikan langsung Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– mengatakan, penguatan rumah sakit rujukan Covid-19 perlu dilakukan secara gotong royong. Semua pihak, khususnya BUMD Jabar, harus turun tangan menangani pandemi Covid-19.

“Dalam suasana kedaruratan, kita terus berupaya mendahulukan yang urgensi dengan segala dukungan yang bisa kita lakukan. Dengan 70 bed untuk minimal di Zona Bandung Raya ini agar segera terlayani,” kata Kang Emil.

“Kepala Biro BUMD sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan untuk menambah kekuatan rumah sakit, yang hari ini tentunya mendapat tekanan perawatan pasien Covid-19 yang cukup besar,” imbuhnya.*(Lilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 4 =