POLITIK SOSIAL & KEMASYARAKATAN

Calon Bupati Bandung Nomor Urut 2 Hj. Yena Iskandar Ma’asoem, Jika Terpilih Tidak Akan Ada Jarak Dengan Masyarakat

KAB. BANDUNG | MPN – Calon Bupati Bandung Nomor Urut 2, Hj. Yena Iskandar Ma’asoem S.Si, Apt, dan Atep Rizal dengan Jargon “Dinamis Agamis Harmonis Sehat Sejahterakan Rakyat” (DAHSYAT), saat sosialisasi dan silatuhrahmi di wilayah Kecamatan Katapang tidak akan ada jarak dan tidak akan membeda-bedakan buat masyarakat Kabupaten Bandung, tetapi harus dekat, harus bisa melihat, harus bisa didengarkan segala aspirasinya kemudian direalisasikan apa yang menjadi keinginan masyarakat agar perubahan itu bisa dirasakan manfaatnya.

Demikian dikatakan Hj. Yena Iskandar Ma’asoem usai sosialisasi dan silatuhrahmi di Kecamatan Katapang wilayah Kp. Patrol Desa Sukamukti Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung, pada hari Jum’at (16/10) kemarin.

Hj. Yena Iskandar Ma’asoem saat tinjau pertanian milik kader PDIP. Foto : doc.

Banyak hal yang disampaikan masyarakat mulai dari ekonomi, kesehatan, pendidikan dan lain – lain, apalagi saat ini sedang ada wabah virus Covid – 19, tentunya berbagai permasalahan terus menumpuk.

Hal inilah yang mendorong Hj. Yena Iskandar Ma’asoem mencalonkan menjadi Bupati Bandung, dimana beliau sosok pengusaha murni Kabupaten Bandung wilayah Timur. Mulai dari kakeknya, bapaknya sampai ke Hj. Yena terus memberikan kontribusi untuk Kabupaten Bandung, dan saat sosialisasi dan silatuhrahmi pada masyarakat, Hj. Yena terus memberikan motivasi, dorongan dan dukungan serta sebagai tanggung jawab moral apalagi di tengah pandemi Covid-19, Hj. Yena membagikan vitamin baik untuk para orang tua, dewasa dan anak.

Motivasi lain yang diberikan Hj. Yena untuk bidang pertanian masyarakat harus bisa memanfaatkan lahan yang ada sebagai ketahanan pangan, UMKM akan terus dikembangkan, untuk kesehatan masyarakat akan terus diperhatikan tidak akan membedakan antara yang miskin dan kaya dan untuk pendidikan akan mencanangkan 12 tahun wajib belajar.

“Untuk itu masyarakat harus lebih pintar memilih, semua calon baik, tapi pilih calon yang lebih baik dari yang terbaik, ini untuk menuju Kabupaten Bandung yang lebih baik lagi.” tandasnya.* (DN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − 9 =