DAERAH PENDIDIKAN

SD Pamedalharti Sindangkerta dapat pembangunan Rehab

KAB. BANDUNG BARAT | MPN – Dalam penantiannya selama kurang lebih enam tahun akhirnya SD Pamedalharti kecamatan Sindangkerta dapat bantuan rehabilitasi ruang kelas sebanyak 3 lokal tahun anggaran 2019/2020 dengan total bantuan Rp.261.000.000,-

Tiga ruangan kelas yang akan dan sedang di Bangun tersebut memang sudah sepantasnya untuk di perbaiki, pasalnya ke tiga ruang kelas itu sudah rusak parah dan tidak layak untuk di tempati. Namun ada kejadian yang tidak di duga ada satu ruangan kelas lagi yang tiba tiba roboh dan itu terjadi pada malam hari di karenakan bangunan itu di duga sudah rapuh, namun untuk satu ruangan kelas ini tidak termasuk dalam bantuan rehabilitasi tahun anggaran 2019/2020 maka di rencanakan akan di rehab tahun 2021.

Kepala SD Pamedalharti Endang Sudrajat, S.Pd

Endang Sudrajat. Spd, selaku kepala sekolah SD Pamedalharti ketika ditemui oleh media Online MPN belum Lama ini mengatakan bahwa pengajuan perihal bantuan merehabiltasi ruang kelas yang sudah rusak parah hampir tiap tahun selalu mengajukannya, mungkin waktu itu belum saatnya untuk mendapatkan bantuan. Lama ditunggu akhirnya datang juga ” syukur Alhamdulilah akhirnya bantuan untuk merehabilitasi untuk siruangan kelas yang rusak datang juga.” ujarnya.

Endang sedikit mengulas keberadaan sekolah ini, bahwa personel guru sebanyak 7 orang di di dominasi oleh guru yang berstatus honorer ditambah operator sekolah dan pegawai perpustakaan, hanya satu yang berstatus PNS yakni kepala sekolah itu sendiri, sementara jumlah siswa yang belajar di sekolah ini sebanyak 150 orang.

Sementara itu pemerhati sarana pendidikan Iwa, merasa heran sepertinya banyak sarana pendidikan yang sudah rusak akan tetapi lambat untuk di perbaiki, bahkan sebaliknya yang sudah mendapatkan bantuan, ternyata tahun berikutnya sekolah tersebut mendapatkan bantuan lagi, ini kelihatannya janggal sekali, bahkan ada sekolah yang masih utuh dan masih layak untuk di tempati, masih juga mendapat bantuan.

Iwa berharap untuk kedepannya harus ada Team verifikasi yang turun langsung ke lapangan, agar terlihat jelas mana yang harus cepat di perbaiki, contoh SD pamedalharti ini, selama 6 tahun mengajukan rehabilitasi sekolahnya yang keberadaannya sangat memprihatinkan. Jadi intinya pembangunan rehabilitasi bangunan sekolah it’s haruslah merata dan seimbang.* (CEP. DJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 7 =