HUKUM & KRIMINALITAS

LSM TAMPERAK Minta: Polres SIMALUNGUN Tangkap PT Nijal, yang Diduga Tipu Warga

SIMALUNGUN | MPN – Masyarakat Simalungun Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatra Utara merasa resah atas kecurangan pihak PT. Nijal (Nusa Indah Jaya Lestari) salah satu bidang usaha SPPBE (Satuan Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elihu) sebagai penyaluran Gas Elpigi subsidi kepada masyarakat Simalungun dan sekitarnya.

PT. Nijal yang terletak di Jalan Asahan Pematang Siantar Perdagangan KM 32,5 Huta 5 Pematang Kerasaan Kab Simalungun Sumatera Utara dipercayakan Pemerintah khususnya Kab Simalungun penyalur Gas Elpigi ukuran 3 Kg kepada masyarakat, namun belakangan ini ada dugaan terjadi praktek penipuan isi tabung dikurangi dari 3 kg.

Tabung Gas yang Diduga telah dikurangi isinya. Foto: Syam Hadi Purba Tambak/MPN

Menurut Sukiman Warga lingkungan PT Nijal Kerasaan, dugaan praktek penipuan mengurangi isi tabung gas Elpigi telah lama dilaksanakan, ujarnya Sabtu (3/10) ketika ditanya Media ini.

Menurut pantauan Media di lokasi PT Nijal, Sabtu (3/10), sistim penipuan yang diduga dilakukan PT Nijal mengurangi isi tabung yang seyogianya isinya 3 Kg berkurang sebanyak 200 gram, seperti isi 8 kg kenyataannya menjadi 7,8 dan juga menjadi 7,6 berarti berapa banyak masyarakat yang dirugikan setiap pembelian gas tersebut, ujar warga tadi.

Masyarakat Simalungun sebanyak 32 kecamatan dan daerah lain diduga korban PT Nijal atas permainannya mengurangi isi tabung gas yang beredar kepada masyarakat.

Ketika awak Media ini konfirmasi kepada Manejer PT Nijal, Iwan, Sabtu (3/10) tidak ada di ruangannya, menurut staf nya lagi keluar, ucapnya.

Ketua LSM TAMPERAK Kabupaten Simalungun, Minggu (4/10) menjelaskan kepada awak media ini, pihak LSM TAMPERAK telah membentuk team membuat Investigasi tentang Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan PT Nijal, ujar H. Silalahi.

Selanjutnya dikatakan H. Silalahi jika hasil Investigasi di lapangan menguatkan Hukum tentang dugaan penipuan kepada masyarakat yang mengurangi isi tabung beredar kepada masyarakat PT Nijal telah melanggar hukum dengan menipu warga.

PT Nijal bisa dikenakan dalam Perlindungan Konsumen No 62 Pasal 8 Ayat 1 yaitu, pelaku Usaha dilarang mengurangi isi atau netto jumlah yang ditentukan.

Atas perbuatan itu PT Nijal melanggar Pasal 8 dapat Pidana selama 5 Tahun dan denda sebanyak Rp 5 M dan mencabut izin usaha tersebut.

Ketua DPD LSM TAMPERAK SIMALUNGUN Sumatera Utara H. Silalahi meminta kepada Polres SIMALUNGUN Sumatera Utara agar turun ke lokasi PT Nijal Kerasaan dan menangkapnya, karena masyarakat telah dirugikan. Jika hasil Investigasi dari LSM TAMPERAK selesai, kami akan melaporkannya ke Kejari SIMALUNGUN, tambah Silalahi kepada awak media ini.*(Laporaran Syam Hadi Purba Tambak)

Keterangan Foto Atas :

Ketua DPD LSM TAMPERAK SIMALUNGUN Sumatera Utara H. Silalahi saat memberikan Keterangan kepada awak media ini Minggu, (04/10) tentang hasil Investigasi tim di lapangan untuk dilaporkan ke Kejari SIMALUNGUN Sumatera Utara. (Foto : Syam Hadi Purba Tambak/MPN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − 4 =