DAERAH PERISTIWA

Polres Cimahi Kerahkan 100 Personil Amankan Pilkades PAW Desa Mekarsari

KAB. BANDUNG BARAT | MPN – Akhirnya terlaksana juga yang selama ini tertunda karena berbagai hal dalam pelaksanaan Pilkades PAW ( pengganti antar waktu ) bagi warga Desa mekarsari, kecamatan Cipongkor yang dilaksanakan pada hari kamis ( 18/06/2020 ).

Pelaksanaan pilkades ( PAW ) tersebut tidak luput dari pengamanan dari personel Polres Cimahi kurang lebih 100 orang personel Kepolisian yang di turunkan untuk mengamankan jalannya pemilihan tersebut yang di laksanakan di GOR Jajaway Waterpark Desa mekarsari, yang di mulai pada pukul 07.00 WIB.yang berakhir pukul 13.00.

Dalam pantauan MPN warga desa mekarsari sangat antusias sekali dalam penghelatan Pilkades PAW ini, menurut anggota panitia yanh tidak mau di sebutkan namanya, bahwa pemilihan ini di ikuti sesuai jumlah daftar pemilih tetap ( DPT ) sebanyak 259 orang.

Pengamanan dari Polres Cimahi terhadap pemulihan Pilkades PAW di Desa Mekarsari. Foto : Dj/MPN

Pemilhan kades PAW ini di ikuti oleh 3 orang kandidat yang sudah di seleksi oleh panitia pemilihan, Calon no urut 1, Aceng memperoleh suara 55 , Calon nomor urut 2, Bambang memperoleh total suara 68, dan yang terakhir Calon dengan nomor urut 3, memperoleh suara 130. Dengan total suara keseluruhan yang sah yaitu 259, dengan demikian nomor urut 3 Didi Aries berhak menduduki kursi sebagai kepala desa Mekarsari.

Perlu diketahui bahwasanya di selenggarakannya Pilkades PAW ini, setelah meninggalnya kepala desa Mekarsari yang lama, dan masyarakat desa tersebut meminta ke pihak kecamatan agar secepatnya menyelenggarakan Pemilihan Pergantian Antar Waktu.

Akhirnya pihak kecamatan merespons untuk secepatnya membentuk panitia pemilihan kepala desa PAW, serta memohon dan mengajukan surat kepada DPMD Kabupaten Bandung Barat untuk meminta petunjuk selanjutnya, karena penyelenggaran saat ini ada di tengah situasi wabah pandemi Covid – 19.

Setelah mendapat arahan dari DPMD, lalu pihak kecamatan membentuk panitia melalui Musyawarah Desa ( musdes ) yang melibatkan berbagai unsur.
dalam musyawarah itu di bahas masalah anggaran, lokasi untuk penyelenggaraan, calon kades, DPT dan izin dari pemerintah daerah serta kepolisian. ” jadi semua yang di musyawarahkan itu sangatlah penting ” ujar pelaksana tugas (plt ) camat Cipongkor Yayat Ruhyat.
Perlu di ketahui dalam pemilihan itu di wakili oleh 7 orang di setiap Rt terdiri dari masyarakat, seperti tokoh agama, pendidik dan yang lainnya yang termasuk dalam DPT.
Sementara itu sejumlah warga yang menyaksikan pemilihan itu berharap, siapapun yang menjadi kades PAW agar menjalan tugasnya selalu amanah dan memperhatikan warga. ” jangan warga yang melayani pemerintahan desa, tapi sebaliknya pemerintahan desalah yang melayani warga.” katanya.*( Cep DJ )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + eighteen =