APARATUR & PEMERINTAHAN KESEHATAN NASIONAL PERISTIWA SOSIAL & KEMASYARAKATAN

Hari Pertama PSBB Kapolresta Bandung : ” Pengendara Agar Tertib Pada Aturan Pemerintah”

KAB. BANDUNG I MPN – Pemantauan daerah untuk mengetahui situasi berkaitan dengan pemberlakuan PSBB di Bandung Raya 22 April hingga 5 Mei 2020. Termasuk kabupaten Bandung yang menerapkan PSBB Parsial di 7 Kecamatan.

Petugas kepolisian Polresta Bandung melakukan pemeriksaan pada kendaraan yang melintas di beberapa ruas jalan yang menjadi titik pemantauan selama berlangsungnya pemberlakuan PSBB Parsial di wilayah Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung, Kombes Hendra Kurniawan, S.IK. melakukan pemantauan situasi arus kendaraan saat diberlakukan PSBB di Jembatan Tol Mochamad Toha, Rabu (22/04) Foto : Deli

Kapolresta Bandung, Kombes. Pol. Hendra Kurniawan, S.IK. melakukan pemantauan situasi arus kendaraan di titik pemantauan jembatan Tol Moh. Toha, Jalan Margahayu –  Sayati, depan Miko Mall. Nampak petugas disibukkan dengan melakukan pemberhentian kendaraan, baik kendaraan roda empat maupun roda dua yang melintas di jalur Margahayu – Bihbul yang merupakan batas antara Kabupaten Bandung dengan Kota  Bandung.

Kapolresta Bandung menyampaikan, untuk Kabupaten Bandung khususnya, sebagaimana yang telah ditetapkan,   PSBB diberlakukan secara parsial di 7 Kecamatan yang merupakan daerah penyangga Kota Bandung.

“Ini adalah program pemerintah yang harus kita dukung, agar sukses dalam memutus mata rantai penyebaran Covid – 19.” tegas Hendra saat memantau cek poin di Jalan Kopo-Bihbul, Rabu (22/04).

Tampak Aparat sedang memeriksa pengendara motor saat diberlakukan PSBB Parsial di Kabupaten Bandung, Rabu (22/04) Foto : Deli

Pada titik pemantauan Cek Poin Posko pemantauan, Hendra Kurniawan menjelaskan, dari keseluruhan titik Cek Poin posko pemantauan PSBB di Kabupaten Bandung sebanyak 17 Titik, termasuk Tol Soroja dan Margahayu.

Dari hasil pemantauan hari pertama pemberlakuan PSBB di Bandung Raya, Hendra Kurniawan menilai masih jauh kesadaran masyarakat, terutama para pengendara dalam menjalankan aturan yang sudah ditentukan.

“Jarak kendaraan di jalan saat melaju minimal satu meter, selain bagi yang berboncengan harus lengkap surat – surat. Untuk pengendara roda dua, bila ada yang berbeda KTP saat berboncengan, petugas akan mengarahkan ke pos cek untuk dilakukan pemeriksaan kesehatannya,” ungkapnya.

Walau demikian, situasi ruas jalan dan arus kendaraan yang mengalir, di beberapa titik pemantauan di Wilayah Kabupaten Bandung, baik kota dan Kabupaten Bandung dinilai berjalan baik.

Hendra Kurniawan pun mengharapkan agar masyarakat mentaati aturan yang ditentukan pemerintah. Baik ketika berkendaraan maupun saat diam di rumah masing –  masing.

“Suksesnya penanggulangan sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus Corona adalah dengan tertibnya masyarakat dalam menjalankan aturan yang telah ditentukan. Masyarakat pun diharapkan menjalankan pola hidup  bersih dan sehat sehari – hari selama wabah ini masih dalam masa penangan,” pungkasnya.*(DA)

2 Replies to “Hari Pertama PSBB Kapolresta Bandung : ” Pengendara Agar Tertib Pada Aturan Pemerintah”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 + 12 =